Di suatu kerajaan, ada seorang raja, raja itu bernama Raja Robert. Raja Robert mempunyai dua orang putri, mereka sangat cantik, mereka bernama Putri Tasya dan Putri Baby. Putri Baby sangat cantik, sayangnya Putri Baby, anak bungsu dari raja Robert, sangat sombong, ia memang lebih cantik daripada Putri Tasya, kakaknya. Banyak pangeran yang suka dan ingin melamar Putri Baby, tetapi setelah mereka tahu bahwa Putri Baby sombong, mereka membatalkan lamaran itu. Putri Baby sangat sombong, tetapi Putri Tasya baik, jujur, penderma dan tidak sombong. Putri Tasya selalu berderma kepada orang yang membutuhkan, sering kali ia datang ke desa-desa untuk memberi bantuan. Karena kebaikannya, Putri Tasya lebih disukai banyak orang. Putri Baby menjadi iri pada kakaknya karena orang-orang lebih suka kepada Putri Tasya daripada Putri Baby.
Suatu hari, Putri Tasya dan Putri Baby menaiki kereta kuda. Putri Tasya menyapa semua orang yang dilewatinya, sedangkan Putri Baby, ia hanya diam saja setiap ada orang yang menyapanya, senyumpun tidak sedikitpun dikeluarkannya. Dengan sikap kedua putri itu yang sangat berbeda, maka orang-orang lebih menyukai Putri Tasya.
Saat sedang melihat-lihat gaun yang indah dan mahal, Putri Tasya melihat seorang pangeran yang tampan, dan ia menyukainya. Saat sedang berbincang-bincang dengan pangeran itu, Putri Baby menghampiri Putri Tasya, lalu bertanya,”Pangeran ini siapa kakak?” “Kenalkan, ini pangeran Indra, Pangeran kenalkan, ini adik saya, Putri Baby, Baby…ia dari kerajaan…” Belum selesai berbicara, Putri Baby langsung memotong dan berbicara,”Hai pangeran yang tampan, apakah kita bisa menjadi pasangan yang cocok?” belum sempat menjawab, ibu Pangeran Indra memanggil,”Indra, kita pulang sekarang, sudah malam, kamu harus menyelesaikan banyak pekerjaanmu” “Kemarilah sebentar bu, aku ingin mengenalkan teman-teman baruku kepada ibu” Kata Pangeran Indra, “Kenalkan bu, ini adalah teman-temanku, yang ini bernama Putri Tasya, adiknya bernama Putri Baby” “Baby sangat cantik, lebih cantik dari Tasya, Tasya juga cantik, tetapi hanya saja lebih manis daripada Baby” Kata Bu Claudia. “Terimakasih bu”Kata Tasya. “Iya bu… Saya memang cantik, karena saya anak dari raja Robert. Itu bu, raja yang sangat kaya dan terkenal, ibu saya juga cantik, beliau sudah meninggal, tetapi kalau rindu pada ibu saya, bisa melihat saya saja, karena saya mempunyai kecantikan ibu saya” Kata Putri Baby dengan panjang lebar dan dengan sombong. “Ya sudah, kami kembali kekerajaan kami ya…Kalian hati-hati saat pulang ya” “Iya, terimakasih bu, ibu juga hati-hati” Jawab Putri Tasya dengan ramah dan santun.
Setelah Putri Tasya dan Putri Baby lelah, mereka kembali ke istana, keesokan harinya, Raja Robert, ayah Putri Tasya dan Putri Baby mengajak mereka menghadiri acara pernikahan dari kerajaan lain, tetapi Putri Tasya sedang tidak enak badan, akhirnya hanya Putri Baby yang diajak, Putri Baby memang senang untuk manghadiri acara yang mewah, maka itu Putri Baby segera berdandan.
Setelah raja Robert dan Putri Baby pergi, Putri Tasya istirahat, Putri Tasya tertidur karena kepalanya sakit. Saat tidur, Putri Tasya terganggu oleh suara yang sangat berisik dan membuat Putri Tasya terbangun. Dilihatnya sumber dari suara berisik itu, rupanya itu adalah suara kicauan burung merpati yang diikat dengan sesuatu. Rupanya burung merpati itu membawa surat, lalu Putri Tasya membaca surat itu:
Kepada : Putri Tasya
Putri Tasya, saya Pangeran Indra, saya ingin mengundang Putri Tasya untuk makan malam bersama keluarga saya, ajak pula ayah dan adik Putri Tasya, karena ada hal yang ingin saya bicarakan dengan keluarga Putri Tasya. Saya tunggu besok malam, di istana saya, kerajaan Kencana, ayah putri pasti tahu.
Pangeran Indra
Putri Tasya langsung bergegas membalas:
Kepada : Pangeran Indra
Terimakasih atas undangan makan malamnya, saya akan usahakan untuk bisa datang. Bila tidak ada acara, saya akan mengirim surat lagi kepada pangeran.
Putri Tasya
Lalu mengikatkan surat itu dengan tali kepada burung merpati itu dan diterbangkannya burung itu.
Setelah ayah dan adiknya pulang, Putri Tasya langsung menyerahkan surat dari Pangeran Indra untuk Putri Tasya kepada ayahnya, ayahnya membacanya dan berkata, “Besok malam ayah tidak ada acara, kita bisa pergi kerumah Pangeran Indra, kebetulan ayah tahu dimana kerajaan Kencana berada, rajanya adalah sahabat ayah dulu saat masih sekolah, sekarang pun masih sahabat, balaslah surat itu, katakan pada Pangeran Indra bahwa kita bisa datang ke istananya”, lalu Putri Tasya berkata, “Terimakasih ayah” lalu langsung membalas surat itu, di dalam surat itu, Putri Tasya mengatakan bahwa ia, ayahnya, dan adiknya bisa pergi ke istananya.
Keesokan malamnya, Putri Tasya tampil semaximal mungkin, Putri Tasya terlihat sangat cantik. Ayahnya, Putri Tasya, dan Putri Baby menaiki kereta kuda menuju ke istana Pangeran Indra.
Setelah sampai, mereka disambut dengan ramah oleh keluarga Pangeran Indra. Mereka masuk dan menikmati makanan yang sudah dihidangkan sejak tadi, setelah selesai makan, mereka berbincang-bincang, Pangeran Indra langsung berbicara niatnya mengundang mereka makan malam di istananya, “Salah satu dari Putri Tasya dan Putri Baby, akan ada yang aku lamar, yaitu…” Belum selesai Pangeran Indra berbicara, Putri Baby memotong dan berbicara, “Pasti saya, saya akan menerima lamaranmu pangeran” Kata Putri Baby dengan sombongnya, “Maaf putri, tapi bukan Putri Baby yang akan saya lamar, saya akan melamar Putri Tasya, Putri Tasya, maukah putri menerima lamaran saya?”Tanya Pangeran Indra, “Ya pangeran, saya mau menerima lamaran pangeran” Jawab Putri Tasya, setelah itu mereka merencanakan pernikahan mereka, baju, undangan, dan lain-lain. Mereka menyesuaikan dengan selera mereka.
Saat pernikahan mereka, teman-teman Putri Tasya dan Pangeran Indra datang, teman-teman Putri Tasya antara lain adalah Putri Helen, Putri Chacha, dan Pangeran Oyon. Teman-teman Pangeran Indra adalah Putri Amanda, dan Pangeran Wiliam. Akhirnya mereka hidup bahagia untuk selamanya.
Aulia Dara Devina
Penulis Cerita Anak
Tinggal di Jogjakarta
Recently:
- SMP :)
- Akhirnyaaaa…..
- RINDU
- Kekecewaan dan kemarahaku…
- Sahabatku…
- Kamu…
- Curahan Hatiku…
- HARI INI
- Penilaianku Tentang Orang yang Kusuka
- Seneng deh…
